Sabtu, 03 Januari 2015

Bicara tentang sekolah

Januari 03, 2015


 
Pagelaran wayang peringatan HUT 57 SMA Negeri 1 Yogyakarta
Selamat Ulang tahun ke-57 Teladan.
Sudah 1 semester saya sekolah di sekolah yang punya nama ‘sansekerta’ Rakta Pangkaja ini, mungkin orang awam yang melihatnya dari luar hanya nampak seperti sekolahan biasa seperti yang lainya. Tak ada spesial yang dibedakan dengan sekolah manapun. Tapi jika orang yang sekolah di tempat ini pasti tahu betapa kerasnya bimbingan untuk membentuk suatu pribadi yang matang, bukan hanya sekedar lambang sekolah yang terpampang dimana-mana, yang diajarkan saat sesi keteladan GVT, “kita yang masuk di SMA 1 masih melalui masa masa di lumpur, saat masuk di SMA 1 kita hidup di air, saat kita lulus,  bungan padma sudah mekar di atas air” bukan hanya sekedar arti, tapi bukti. Mental yang kuat harus terbentuk disini, dipersiapkan agar kelak menjadi orang yang beteguh hati. Tujuan GVT tak hanya untuk 7 hari saja, tapi sampai kapanpun akan terasa, bahkan sampai mati. Mungkin sedikit berlebihan, tapi memang kenyataan. Disini belajar menghadapi berbagai macam jenis orang, ya begitulah. Saya baru 6 bulan tapi saya sudah dapat banyak pelajaran, sungguh, ini bukan hanya sekedar sekolah. Ini bimbingan mental yang harus di hadapi, siapa yang kuat akan menjadi orang yang berprinsip teguh, yang tidak kuat, harus kuat. Bukan hanya mengandalkan akademik saja. (Jalesveva) Jayamahe

Selasa, 25 November 2014

Perselisihan Premium, Pertamax dan Solar.

November 25, 2014
"Kalau sudah cinta, jarak, uang, apapun tak menjadi masalah, jarak jauh pun masih dibilang searah."
Sama seperti kasus belakangan ini. Naiknya bbm kebijakan bapak Presiden Joko Widodo dari harga Rp 6500 menjadi Rp 8000. Banyak dampaknya, positif maupun negatif. Tapi ya sudah kadung, asal Presidenya Bapak Joko Widodo, ya monggo monggo saja. berbeda dengan sebelumnya. 
Diharapkan kenaikan harga bbm ini dapat berguna dengan mengalokasikan subsidi bbm ke pendidikan maupun kesehatan. Tetapi ya semua itu juga ada negatifnya, rakyat yang kurang mampu hanya bisa mengeluh dan pasrah, dengan penghasilan tak seberapa, masih dikurangi untuk beli bbm yang harganya naik. Produsen menaikkan harga, pemerintah juga yang bakal repot. Ya semobga, pemerintah dapat memikirkan yang terbaik untuk bangsa ini. Dan insyaallah itu kebijakan menuju Indonesia yang lebih baik.

Selasa, 30 September 2014

/de·mo·kra·si/

September 30, 2014
" pemerintahan yg seluruh rakyatnya turut serta memerintah dng perantaraan wakilnya; pemerintahan rakyat; 2 gagasan atau pandangan hidup yg mengutamakan persamaan hak dan kewajiban serta perlakuan yg sama bagi semua warga negara" (KBBI)

Sidang paripurna RUU Pilkada yang lalu menetapkan bahwa kepala daerah dipilih oleh DPRD. Dengan rincian banyak fraksi yang memilih untuk pilkada tak langsung. Partai Demokrat yang awalanya memilih atau mendukung pilkada langsung dengan syarat. Malah diikuti aksi walk out. Hal ini dinilai sebagai hal yang sudah disiapkan sebelumnya. Sebagai ketum Demokrat seharusnya mengingatkan anggotanya agar berjuang untuk pilkada langsung. Alasan yang dipublikasikan ya, karna anggaran yang meledak dan menghabiskan milyaran uang negara untuk sekali pemilihan umum daerah. Memang benar menghabiskan uang negara tapi keputusan ini menimbulkan banyak kecama dari berbagai pihak. Namun ada juga yang mendukung keputusan ini. Hal ini menyebabkan demokrasi di Indonesia hanyalah sebuah pajangan bukan sebagai hasil konkret yang akan dicapai. Kepala daerah yang dipilih oleh DPRD pun pastinya akan bermain uang dengan para anggota DPRD ini. Kalau kata pak Ahok " akar masalahnya bukan karna biaya yang tinggi, tapi nyogok 10 juta penduduk Indonesia kan capek mending nyogok ratusan DPRD" 

Ya mungkin sudah jalanya seperti ini. Kita sebagai anak muda berkewajiban untuk mendandani kepemerintahan Indonesia pada masa mendatang. Dan saya harap keputusan DPRD adalah keputusan yang insyaallah baik untuk bangsa Indonesia. Bukan karna kepentingan pribadi, kepentingan partai. Pertanggungjawaban mereka dengan tuhan kelak.

-Welcome to the old Indonesia-

gambar oleh (http://www.lintas.me/)

Senin, 23 Juni 2014

POLICIK

Juni 23, 2014
Politik. 

Memang identik muslihat muslihat liciknya. Semua dipertaruhkan demi kepentingan pribadi, kepentingan partai.Tak pandang bulu siapa yang diserang, babat semua tanpa ampun.

Tahun 2014 ini memang pesta demokrasi bangsa Indonesia. Setelah beberapa waktu lalu pemilihan legislatif. Dilanjutkan dengan pemilihan Presiden yang akan di laksanakan 9 Juli mendatang. Koalisi - koalisi pun dibentuk. Dengan satu tujuan tapi beda jalan. Haha memang ambigu. Tapi begitulah

Black campaign atau negative campaign beredar dimana mana. Internet, Tv, Radio, Koran. Mulut ke mulut pun tak luput. Politik uang pun tak dilupakan untuk mendulang suara walaupun dengan cara tercela. Menyerang sana sini, dengan sifat fanatisme, semua dihilangkan, berpikiran semua benar walaupun itu salah. Tak bisa berpikir jernih memang. 
Debat Capres pun menjadi perbincangan menarik, muncul pengamat - pengamat politik amatir yang sepenuhnya 'ra dong' haha

Ada dua kandidat capres cawapres tahun ini, 1 Prabowo - Hatta, 2 Jokowi - Jusuf Kalla. Semua bagus, semua hebat dengan visi misi sendiri sendiri. Sekarang semua tergantung pribadi masing masing, jangan goyah dengan kampanye disana sini.  Tetap berprinsip, tetap berpendirian teguh dan jangan golput, karna suaramu menentukan bangsa ini 5 tahun ke depan, men!

Hanya satu pesan untuk Capres yang jadi nanti. "jangan lupakan visi misimu yang sudah kau umbar kemana - mana. yang sudah bisa mempengaruhi pemikiran rakyat, men"



Senin, 12 Mei 2014

Bukan masalah apa kendaraanku. Tapi bagaimana aku mengendarainya

Mei 12, 2014
Motor Gede (MOGE) istilahnya. 
Seperti halnya motor lainya tapi memeliki cc yang besar. 
Tak jarang hanya sebagian orang yang mampu membelinya karena harga yang cukup fantastis.
Pengguna moge patut bangga akan motor kesayanganya. Tapi tidak ketika mereka sudah di jalan.
Kebanggaanya justru membahayakan pengguna jalan lain.
Akhir - akhir ini di jogja terselenggara JBR atau Jogja Bikers Rendezvouz, atau semacam perkumpulan pengguna moge.

Kenapa di jogja? apa sebabnya? 
Perlu diketahui walikota jogja saat ini juga pemakai moge. Beliau pun yang mengundang para bikers ini.

Maksudnya memang baik, kegiatanya diisi dengan acara amal. 
Tapi tolong ketika di jalan hormati pengendara lain. Jangan hanya dengan modal uang lalu nyewa patwal kemana saja bisa seperti jalanya sendiri. 
Ugal ugalan tak karuan. Memang bukan semua, tapi kebanyakan. 

ini contohnya. Di jogja disediakan tempat hijau di semua perempatan. Guna yaitu untuk ruang tunggu sepeda. tapi mereka? santai ja.


NEK RA SABAR YO MABURO!



Tulisan ini hanya sekedar pemikiran saya. tidak bermaksud merugikan ataupun membela orang lain. Hanya kritik dan saran saja. 

Jumat, 29 November 2013

ORA DIDOL

November 29, 2013
Saat ini masyarakat jogja sedang merasakan kekurang nyamanan akibat terlalu banyaknya hotel hotel baru yang akan dibangun. ''Jogja Ora Didol" memang sebuah kalimat yang menggambarkan kondisi ini. saat ini pun tercatat jumlah hotel yang sudah beroperasi di Kota Yogyakarta mencapai 407 unit. Masing-masing 37 hotel berbintang dan 370 hotel non bintang (menurut sumber) pfft. betapa banyaknya bangunan yang hanya disewa beberapa malam itu. 
Memang jogja adalah kota yang menjanjikan untuk mendirikan hotel karna wisatawan yang cukup beragam mengunjungi jogja tiap harinya. 
Upaya sebenarnya sudah dilakukan Pemkot Jogja. dengan membatasi pendirian hotel sampai akhir tahun 2013 ini saja. Mudah mudahan masyarakat tidak melupakan dampak positif dan hanya memaki dampak negatif saja. Sekian.

Senin, 18 November 2013

Dimana para Pemimpinku?

November 18, 2013
Melihat gambar disebelah ini apa yang anda pikirkan?
Dilihat dari kehidupa real kita dimana Wapres kita? saya sebagai orang Indonesia pun banyak menanyakan hal ini. Kemana beliau? saya pun tak tahu pasti. 

Hal ini pun sama seperti Walikota saya, Jogja. Bukan masalah dimana beliau, saya tau setiap hari beliau ada di Balaikota melaksanakan tugasnya. Yang maksud disini ialah apalah hasil hasil dari kerja beliau? mana? satu hal yang paling menonjol bisa kita lihat dengan kondisi Jalan Malioboro saat ini. Pertanyaan orang awam yang mendengar kata kondisi Jalan Malioboro yang berbeda saat ini pasti menanyakan apa bedanya? tambah apa?. Jalan utama kota Jogja yang merupakan jalan nampak tepi jalan ada pot besar yang melintang jalan ini dan ditanami tumbuhan - tumbuhan yang asri dan sejuk untuk dipandang, kini pot itu dijebol lalu ditanami rumput yang biasa diinjak para pengunjung. Karena tidak mau kurang akal, kita tepi jalan Malioboro di tanam beton. Hilang sudah ke-Asrian jalan ini. Saya harap dibalik semua ini pak Haryadi punya rencana besar yang akan mengubah Jogja pastinya dalam kondisi yang negatif positif.  

Kamis, 14 November 2013

Kekurangan atau Kebaikan?

November 14, 2013
Kenapa negri ini membahas hanya untuk kekurangan saja? dimana letak kelebihan/kebaikan?.

Selama ini saya sebagai pelajar yang selalu membaca dan membaca kerap menemui kekurangan yang selalu dibahas. Contoh kecil bisa kita lihat pada masa penjajahan Belanda, kita dituntut untuk tahu sikap sikap kolonialisme Belanda terhadap Indonesia. Mengapa kita tidak diajarkan untuk tahu hal - hal yang bermanfaat dari Belanda untuk Indonesia? kita ambil contoh seperti pembangunan gedung gedung pemerintahan ataupun rel kereta. Bisa kita bayangkan bagaimana nasib bangsa ini jika tidak ada rel yang melintang di Pulau Jawa ini? saat ini pun bangsa kita belum bisa memproduksi rel sendiri. Semua import dari luar. Renungkan saja menurut kata hati sendiri saja. Mungkin hanya itu saja yang dapat saya bahas kali ini.